IRJEN KEMENAG RI: Hindari Prilaku Koruptif dan Jadikan Irjen Tempat Bercerita

IRJEN KEMENAG RI: Hindari Prilaku Koruptif dan Jadikan Irjen Tempat Bercerita

[vc_row][vc_column][vc_column_text]HUMAS UIN SUTHA – Inspektur Jendral Kementerian Agama RI, Dr. H. Faisal Ali Hasyim, S.E., M.Si., CA., CSEP dalam Rakernas Kemenag 2023 menyampaikan outlook program prioritas Inspektorat Jendral Kementerian Agama ditahun 2023 ini (05/02/2023).

 

Dalam pertemuan ini irjen mengajak kepada para Kanwil dan Rektor PTKN agar merubah paradigma jika irjen datang ke daerah bukanlah sebuah hal yang menakutkan. Irjen adalah sahabat tempat para pimpinan lembaga dibawah Kementerian Agama untuk mengadu.

 

Dr.Faisal juga mengajak para ASN Kementerian Agama untuk melakukan perubahan, proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Auditor Internal harus membuat kita berubah lebih baik. Kalau kita melakukan kesalahan dalam hal yang sama secara berulang, itu merupakan sebuah kesalahan. Kita harus mengetahui apa esensi yang dicari lalu memberikan perbaikan dan rekomendasi yang konkrit.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_images_carousel images=”145430,145431,145432,145428,145433″ img_size=”350X255″ speed=”1000″ autoplay=”yes” wrap=”yes”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Kedepannya Irjen Kementerian Agama akan mengeluarkan peringkat kualitas tata Kelola di perguruan tinggi dan kanwil kementerian. Jika berada di kategori sehat maka lembaga itu tidak perlu lagi diperiksa, jika tidak sehat maka itu yang akan diperiksa, apa saja yang menjadi poin penilaian-penilaian dari peringkat ini kita harapkan bisa menjadi sebagai salah satu cara untuk melahirkan tata kelola yang baik di Kementerian Agama.

 

Irjen juga kembali menegaskan pesan yang disampaikan oleh Gus Men untuk menghindari prilaku koruptif.  Jika dalam hal proyek terindikasi ada prilaku koruptif maka Kakanwil/Rektor berhak melaporkan kepada Irjen dan BPK, lalu BPK berhak membatalkan pemenang tender proyek.

 

Menutup penyampaiannya, Dr.Faisal menyampaikan dalam menjalankan program kerja Kementerian Agama kita harus memperhatikan apa program diluar yang sejalan dengan program yang kita jalankan, kita juga perlu memperhatikan trend yang beririsan langsung dengan tugas Kementerian Agama.

 

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Jambi Prof.Dr.H.Suaidi, M.A.,Ph.D menyampaikan bahwa saat ini UIN Jambi terus berupaya melakukan penaganan dengan memperkuat Satuan Pengawas Internal (SPI) di UIN Jambi terkait isu-isu prilaku koruptif didalam ranah kampus dengan tegas akan dilakukan mutasi jika ada prilaku yang tidak benar dalam menjalankan tugas.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]