University Sains Islam Malaysia (USIM) tertarik untuk Menjalin Kerjasama dengan UIN STS Jambi

University Sains Islam Malaysia (USIM) tertarik untuk Menjalin Kerjasama dengan UIN STS Jambi

 

Humad UIN SUTHA~~Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) melalukan penjajakan kerjasama dengan UIN STS Jambi tepat pada tanggal 1 Ramadhan 1445 H. Penjajakan kerjasama ini dilakukan secara virtual yang dijembatani oleh Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Hadir pada kegiatan ini diantaranya Atase Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta (EMI- Education Malaysia Indonesia): Zulfadli bin Hamzah, Rizka dan Ibu Eti. Sementara dari pihak USIM dihadiri oleh perwakilan International Office USIM: Fauziah Hassan (Direktur) dan Siti Hana (Staf). UIN Jambi dalam hal ini dihadiri oleh Koordinator Kerjasama dan Layanan Internasional Dr. Masiyan Syam dan staf Kerjasama Internasional Dion Ginanto, Ph.D.

Kegiatan dimulai dengan kata pengantar dari atase Pendidkan Malaysia di Jakarta, Bapak Zulfadli bin Hamzah. Dalam sambutannya Bapak Zul mengatakan bahwa kerjasama antara UIN Jambi dan USIM, diprediksi akan berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan baik USIM maupun UIN Jambi mengusung semangat pengintegrasian ilmu pengetahuan dan agama. “Sebagai penghubung dua universities, saya mempunyai harapan besar agar kerjasama ini dapat dilanjutkan dengan penandatanganan MOU dan MOA, serta kegiatan nyata minimal satu atau dua kegiatan.”

Selanjutnya Koordinator Layanan dan Kerjasama Internasional, Dr. Masiyan Syam menyambut baik prakarsa kerjasama internasional ini. Kampus UIN STS Jambi adalah kampus reservasi kebaikan dan keunggulan, sehingga mempunyai semangat yang kuat dalam mengadakan kerjasama internasional. “Saya mewakili rektor UIN STS Jambi mengharapkan agar kerjasama ini mampu memberikan kontribusi nyata yang dapat mendorong kesuksesan mahasiswa pada persaingan global.”

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil kampus dan tawaran kerjasama. Dalam hal ini dari pihak UIN STS Jambi, profil kampus dipresentasikan oleh Dr. Dion Ginanto. Sementara dari pihak USIM dipresentasikan oleh Dr. Fauziah Hassan.

Baik UIN Jambi dan USIM masing-masing mempunyai ketertarikan program yang ditawarkan oleh masing-masing kampus. Dari UIN Jambi misalnya, Dr. Masiyan dan Dr. Dion tertarik dengan program global immersion untuk para dosen dan mahasiswa. Di mana dosen dan mahasiswa akan mendapatkan workshop di USIM dengan tema dan waktu yang dapat disepakati bersama.

Sementara dari pihak USIM sangat tertarik dengan program COIL (Collaborative Online Internasional Learning). Program COIL itu sendiri telah berjalan selama dua tahun antara UIN STS Jambi dan Michigan State University. Bahkan, dari pihak USIM tertarik mengadakan kelas Internasional COIL dan ingin memadukan antara kelas online dan tatap muka langsung.

Selain program COIL, baik USIM dan UIN Jambi tertarik untuk membuka kelas transfer kredit atau double degree. Ini dimungkinkan bagi mahasiswa pascasarjana program magister. Di mana satu tahun mahasiswa dapat menempuh pendidikan di UIN Jambi dan satu tahun diselesaikan di USIM. Atau dapat juga menggunakan skema transfer kredit, misalnya mahasiswa USIM belajar di UIN Jambi selama satu semester, dan sebaliknya.

Pertemuan ditutup dengan menyetujui langkah tindak lanjut yakni saling mempelajari draft MOU. Masing-masing kampus akan menyepakati poin-poin kerjasama yang akan dituangkan dalam draft nota kesepahaman. Kedua pihak akan membawa draft kerjasama pada pimpinan perguruan tinggi masing-masing untuk dipelajari.