
UIN STS Jambi Siapkan Strategi Untuk Tingkatkan Jumlah Mahasiswa
Humas UIN SUTHA–UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi kini telah menyiapkan beberapa strategi dalam menyongsong kedatangan mahasiswa baru. Salah satunya, Wakil Rektor I UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Dr. Ayub Mursalin, M.A., mendorong kerjasama sebagai langkah untuk peningkatan jumlah mahasiswa.
Permintaan ini disampaikan seusai menggelar Rapat Koordinasi di Ruang Rapat, Lantai III Rektorat UIN STS Jambi, Sungai Duren, Selasa (5/3).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama, Dr. H. Helmi, Plt Kabag Akademik, pengelola SPAN-UM PTKIN, Kepala UTIPD, serta Humas UIN STS Jambi.
Dalam pertemuan itu, Wakil Rektor I menekankan pentingnya kerjasama antara semua pihak untuk meningkatkan jumlah mahasiswa, terutama yang mendaftar melalui jalur SPAN PTKIN. Kuota mahasiswa untuk UIN Jambi pada jalur ini sebanyak 1072, sementara untuk peminatan pilihan pertama yang memilih UIN STS Jambi sebanyak 546 orang dan pendaftaran SPAN-PTKIN akan ditutup pada tanggal 15 Maret mendatang.
“Jika dilihat dari peminatan mahasiswa yang mendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN ke UIN STS Jambi, masih bisa dimaksimalkan secara jumlah. Saya minta semua pihak ikut berpartisipasi dalam mensosialisasikan dan mensukseskan program ini,” ucap Wakil Rektor I.
Dr. Ayub Mursalin menjelaskan bahwa peningkatan jumlah mahasiswa memiliki dampak yang signifikan bagi kemajuan UIN STS Jambi. Dia juga menyoroti pentingnya dalam meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa melalui jalur SPAN PTKIN, yang merupakan salah satu jalur yang sangat diharapkan dapat meningkatkan reputasi baik UIN Jambi.
“Target kita dapat memenuhi, bahkan melebihi kuota SPAN-PTKIN untuk UIN STS Jambi. Untuk jalur mandiri kita akan membuat sedikit perubahan pada pilihan program studi yang akan dipilih, jika sebelumnya hanya bisa memilih 1 fakultas 1 prodi, maka tahun ini calon mahasiswa dapat memilih 2 prodi dalam 1 fakultas dengan syarat pilihan kedua bukan merupakan prodi unggulan,” ungkap Ayub.
Dalam diskusi tersebut, Kepala Biro AAKK menyampaikan strategi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung peningkatan jumlah pendaftar melalui jalur SPAN-UM PTKIN, mandiri, maupun jalur undangan dan prestasi.
“Penerimaan mahasiswa baru melibatkan berbagai aspek, termasuk strategi kerjasama dengan berbagai sekolah menengah atas, bantuan akademik bagi calon mahasiswa, serta peningkatan akses informasi,” kata Dr. Helmi.
Plt. Kabag Akademik Darul Hipni, menyatakan kesiapannya untuk pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru baik melalui jalur SPAN-UM PTKIN, undangan dan prestasi maupun mandiri.
Sementara itu Kepala UTIPD Titin Agustin Nengsih, Ph.D menyampaikan saat ini UTIPD sedang mempersiapkan perbaikan program siakad UIN Jambi juga peralatan untuk ujian penerimaan mahasiswa baru.
Di akhir rapat koordinasi, Wakil Rektor I mengajak semua pihak untuk terus bekerja sama secara berkesinambungan guna meningkatkan daya tarik dan kualitas UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul. (*)