
Rektor Jadi Narasumber FGD Staf Ahli Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi
Humas UIN SUTHA~~Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., menjadi narsumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Staf Ahli Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Rabu (21/2).


Hadir dalam kegiatan tersebut adalah para staf ahli dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, kabupaten/kota se-Provinsi, para pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemprov Jambi, dan juga utusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Jambi.
Dalam kesempatan menyampaikan materinya, Rektor UIN STS Jambi mengangkat topik tentang “Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berdaya Saing”. Dia menyoroti beberapa hal yang penting dilakukan oleh seluruh stakeholder terkait, termasuk para staf ahli di Pemprov Jambi dan juga di pemerintah kabupaten/kota.
“Untuk pendidikan di Jambi ini kita harus bisa memastikan semua infrastrukturnya sudah terpenuhi. Semua guru juga harus kompeten dan berkualitas. Ekosistem yang baik juga perlu terus didorong. Jika itu bisa diwujudkan, pendidikan di Jambi bisa terus mengarah ke keunggulan,” katanya di hadapan peserta yang hadir.
Rektor juga mendorong fasilitas bantuan dari pemerintah berupa beasiswa bisa terus dilanjutkan. Hanya saja, kata dia, dalam proses seleksi bisa dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Kita bersyukur sekali Pemprov Jambi punya bantuan beasiswa. Tapi kita berharap jangan ada kebocoran ataupun pungutan liar,” katanya.
Yang tidak kalah pentingnya, kata Rektor, penempatan pejabat di tiap level pemerintahan dan juga kepala sekolah memang betul-betul diseleksi sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Tiap pejabat yang dipilih diharapkan adalah figur-figur terbaik yang memang punya visi untuk memajukan pendidikan di Provinsi Jambi.
“Kita harapkan dengan visi yang dimiliki tersebut bisa mendorong yang kita harapkan bersama. Terlebih untuk menyongsong bonus demografi Indonesia pada tahun 2045 yakni sebanyak 70 persen yang berada di usia produktif, 15-64 tahun. Kita berharap anak-anak kita semua bisa terserap dalam dunia kerja, dan kita harus optimistis dengan capaian Indonesia dengan bonus demografi tersebut,” ucapnya.

Rektor UIN STS Jambi pada kesempatan itu juga berkesempatan memperkenalkan situasi terkini di UIN STS Jambi kepada peserta yang hadir. Dia menyampaikan bahwa di masa kepemimpinannya saat ini, dia bersama civitas akademika UIN STS Jambi ingin mewujudkan Kampus Reservasi Kebaikan dan Keunggulan.
Dengan fasilitas yang dimiliki UIN STS Jambi, Rektor menyatakan bahwa pihaknya juga sedang getol mewujudkan iklim kerja yang persuasif, terbuka, kekeluargaan dengan semangat kebersamaan dan juga kolaboratif.
“Karena era sekarang harus mendorong kita semua untuk menciptakan rasa kebersamaan. Tidak ada jarak antara atasan dan bawahan. Makan sama-sama, bekerja juga bersama, membangun dan tumbuh bersama, serta merumuskan berbagai hal juga secara bersama. Bahkan ruang kerja Rektor pun saat ini kita jadikan sebagai ruang yang terbuka, bukan lagi ruang sakral. Siapapun silakan berkunjung selagi memang dalam rangka kedinasan dan hal-hal lainnya. Kita ingin di UIN STS Jambi bertransformasi sebagai kampus yang membanggakan dan nyaman dengan iklim kerja yang sangat baik ke depan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, di samping Rektor UIN STS Jambi, juga menjadi narasumber adalah Kepala Biro Setda Provinsi Jambi, Dra. Lutfiah dan Dr. Fahmi Rasid dari Bappeda Provinsi Jambi. (*)