UIN SUTHA Jambi lakukan MoU dengan Pemprov Jambi untuk dukung Jambi Mantap

UIN SUTHA Jambi lakukan MoU dengan Pemprov Jambi untuk dukung Jambi Mantap

HUMAS UIN SUTHA – Bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Provinsi Jambi, UIN SUTHA Jambi lakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Jambi (24/02/22).

Sebelum acara penandatanganan MoU ini berlangsung, Rektor menyampaikan kepada Gubernur dan unsur Forkopimda Provinsi Jambi tentang konsep transintegrasi ilmu yang digagas oleh UIN saat ini, yang mana didalamnya UIN akan tetap mempertahankan ilmu tafsir, ilmu fiqh dengan tidak meninggalkan ilmu sains dengan tujuan nantinya akan melahirkan ulama yang saintis dan saintis yang ulama, dengan kata lain alumni UIN yang berkuliah dijurusan agama akan bisa menggunakan teknologi dan sebaliknya yang berkuliah dijurusan umum akan bisa memahami agama. Hal ini menjadikan langkah UIN Jambi yang akan tetap selalu berdakwah tapi dengan cara yang moderat, dengan tidak menyakiti orang lain. Beliau juga menyampaikan bahwa UIN Jambi sudah melakukan perubahan dari berbagai aspek dan UIN Jambi mendukung penuh kegiatan pembangunan Provinsi Jambi melalui program Jambi Mantap. Diantaranya akan diwujudkan lewat pembangunan Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit serta Taman Konservasi UIN.

Dr.Alharis,S.Sos.,M.H selaku Gubernur menandatangani nota kesepahaman Pemerintah Provinsi Jambi dengan UIN SUTHA Jambi di Aula Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Menanggapi sambutan Rektor, Gubernur Jambi mengatakan UIN saat ini terlihat sangat serius dalam mengubah paradigma pandangan orang Jambi. Ini terlihat dari konsep yang disampaikan dan melihat pembangunan UIN pun sangat megah. Beliau menyampaikan dukungan pemerintah provinsi terhadap pembangunan rumah sakit UIN dengan akan membantu menyiapkan desain pengolahan limbah rumah sakit UIN, hari ini bahkan Provinsi Jambi sedang berupaya meningkatkan aspek pembangunan dari segi kesehatan, diantaranya dengan mengubah rumah sakit yang ada menjadi tipe A dan memberikan dukungan pendidikan spesialis beberapa dokter.

Keresahan pemerintah hari ini terhadap kotornya air di sungai Batanghari merupakan hal yang sudah dipikirkan oleh Rektor sejak lama, bahkan sudah dipersiapkan pusat kajian untuk melakukan penelitian. UIN sedang mempersiapkan wilayah konservasi untuk tanaman dan hewan yang hampir punah. Senada dengan hal itu, Gubernur Jambi juga mengatakan bahwa saat ini pemprov sedang mempersiapkan kegiatan rutin tahunan Festival Batanghari, nantinya akan ada napak tilas pembangunan jambi dan beliau mengundang rektor untuk ikut hadir pada acara tersebut. Pada acara ini nantinya pemprov akan mengajak para Bupati yang kabupatennya dilalui oleh sungai batanghari untuk memberikan komitmen terhadap kebersihan sungai batanghari. Begitu pula terkait hewan-hewan yang ada di Taman Rimba Provinsi Jambi nantinya sebagaian akan kita pindahkan ke Taman Konservasi UIN, karena akan adanya pembangunan islamic centre yang berkemungkinan mamakai sebagian wilayah taman rimba dan permasalahan lokasi taman rimba saat ini yang berdekatan dengan wilayah pemukiman warga dan bandara akan berdampak pada kesehatan hewan ditakutkan akan menimbulkan stres karena pembangunan dan mobilitas pesawat udara ujar Alharis dalam sambutannya.

Selain itu, pembangunan aspek pendidikan yang akan dilakukan antara UIN dan Pemprov saat ini juga berkaitan dengan beasiswa S1 akan segera dibicarakan, akan ada bantuan pendidikan bagi anak-anak Jambi yang ingin melanjutkan pendidikan melalui beasiswa pemprov di UIN Jambi. diakhir sambutannya Gubernur mengatakan pada intinya Pemprov Jambi tidak mungkin tidak mendukung apa yang ingin dilakukan oleh UIN, karena ini merupakan tujuan dan visi misi Jambi kedepan.

Forkopimda Provinsi Jambi dan Sivitas Akademika UIN SUTHA yang hadir saat Penandatanganan MoU