UIN STS Jambi Luncurkan Program Pendampingan Calon Guru Besar

UIN STS Jambi Luncurkan Program Pendampingan Calon Guru Besar

 

Humas UIN SUTHA~~Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi meluncurkan program pendampingan calon guru besar untuk dosen UIN Jambi dan dosen Kopertais wilayah XIII Jambi di amphiteater UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Kamis (29/2).

Pendampingan guru besar yang digagas oleh LPPM ini bertujuan meningkatkan jumlah guru besar sesuai dengan visi dan misi rektor UIN STS Jambi yakni percepatan akreditasi melalui penelitian dan pendampingan calon guru besar.

Pendampingan guru besar ini merupakan agenda utama LPPM dan Guru Besar Universitas Jambi, Prof. Amirul Mukminin, S. Pd., M. Sc., Ph. D., dihadirkan sebagai mentor karena pengalamannya selama ini yang banyak terlibat dalam lahirnya guru besar di kampus-kampus lain.

Kepada UIN STS Jambi, dia mengatakan kesiapannya untuk mendampingi secara penuh dalam pendampingan program pendampingan calon guru besar.

Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., berharap setiap tahun bisa lahir guru besar dari total 80 orang doktor dengan jabatan lektor kepala yang mengikuti pendampingan calon guru besar tersebut.

Direncanakan UIN STS Jambi akan memberikan bantuan secara pendanaan sebesar 800 juta bagi peneliti sekaligus peserta pendampingan calon guru besar ini.

Sementara itu, Prof. Amirul Mukminin mengatakan bahwa saat ini UIN STS Jambi memiliki 600 dosen akan tetapi hanya ada 133 dosen yang memiliki ID Scopus dan hanya ada 141 artikel. Dia menilai program Rektor UIN STS Jambi ini sudah sangat tepat.

“Kita harap ini mampu mendorong lahirnya guru besar dengan bantuan yang disiapkan oleh lembaga untuk penelitian. UIN STS Jambi memiliki banyak penulis potensial yang bisa menuju guru besar. Kemampuan kita di UIN STS Jambi jika dibandingkan dengan kampus lain pada dasarnya sama hanya saja kita kurang terkoordinir saja,” ujarnya. (*)