
UIN Jambi Tuan Rumah Focus Group Disscussion Forum Rektor PTKN
HUMAS UIN SUTHA – UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Forum Rektor PTKN se-Indonesia yang berlangsung di Swissbell Hotel Jambi pada 17-18 Desember 2022 (17/12/2022).
Kegiatan FGD ini dibuka oleh Prof.Ali Ramdhani selaku Dirjen Pendis Kementerian Agama RI. Sebelum membuka beliau menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras PTKN hari ini yang memberikan capaian fenomenal diakhir 2022 dimana itu pastinya melalui perjuangan yang laur biasa. Dengan capaian dan prestasi yang diraih PTKN, itu bukan saja dalam lingkup kita (internal Kementerian) tetapi saat ini kampus PTKN mulai terlibat mengikuti penilaian dari lembaga eksternal sebagai bentuk bagi PTKN agar diakui oleh secara internasional.
Beliau berharap dengan forum ini kita harapkan bisa menjadi wadah berbagi dimana pengetahuan yang diperoleh PTKN yang unggul dapat memberikan semangat kepada PTKN lainnya. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa dalam agenda ini pentingnya bagi kita untuk menata perguruan tinggi kita, salah satunya adalah dengan transparansi, sepanjang itu bagian dari domain yang mereka butuhkan.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh pimpinan dari UIN/IAIN/STAIN saja, tetapi juga diikuti oleh Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) dari Kupang, Tarutung dan Toraja.
Menanggapi sambutan Dirjen, Rektor UIN Jambi, Prof.Dr.H.Suaidi, M.A.,Ph.D menyampaikan didepan forum rektor tentang sudut pandang yang diadopsi oleh UIN Jambi belakangan ini dengan menetapkan paradigma transintegtasi ilmu, sebagai upaya mengambil langkah untuk menciptakan perubahan, salah satunya dalam 2 tahun belakangan ini kita dari UIN Jambi menjadi yang pertama dan satu-satunya lembaga pendidikan tinggi dibawah kementerian agama yang masuk dalam penilaian Times Higer Education (THE) Impact Ranking, yang merupakan lembaga pemeringkat perguruan tinggi terbaik di dunia.
Kegiatan yang mengusung tema tindak lanjut rekomendasi penguatan integritas ekosistem di perguruan tinggi. Prof. Ali Ramdhani berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, bukan hanya menjadi wacana. Beliau juga menyampaikan pesan kepada para pimpinan PTKN tentang rancangan aturan yang dibuat oleh pimpinan setingkat (rektor) agar membuat aturan agar diperhatikan jangan sampai menjadi pengikat bagi kaki kita sendiri untuk melangkah.