UIN Jambi Sukses Menggelar Lokakarya Nasional UI GreenMetric World University Rankings

UIN Jambi Sukses Menggelar Lokakarya Nasional UI GreenMetric World University Rankings

Melalui Pusat Kajian Konservasi dan Sumber Daya Hayati selaku PIC UI GreenMetric World University Rankings Network, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi telah sukses melakukan agenda besar yaitu dengan mengadakan Lokakarya Nasional UI GreenMetric World University Rankings (19/07/2022) secara virtual. Agenda Lokakarya Nasional untuk Perguruan Tinggi Keagaamaan di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ini merupakan agenda yang ke-4 dibawah naungan UI GreenMetric sejak tahun 2019.

Agenda Lokakarya Nasional ini sudah dijadwalkan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sejak 2021 pada saat Lokakarya yang dilakukan di IAIN Samarinda. Keberhasilan acara ini tentu saja tidak lepas dari dukungan Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (Prof. Dr. H. Su’aidi, MA., Ph.D) dan Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Kelembagaan (Dr. Rofiqoh Ferawati, S.E., M.E.I) dan juga merupakan Koordinator World University Rankings. Agenda Lokakarya ini mengusung Tema “Transintegrasi sebagai Transformasi Perguruan Tinggi dalam Mencapai Tujuan SDGs” seperti yang disampaikan oleh Bayu Kurniawan, S.Si., M.Sc selaku Ketua Pusat Kajian Konservasi dan Sumber Daya Hayati / PIC UI GreenMetric World University Rankings mengingat pentingnya peran Perguruan Tinggi sebagi Lokomotif Perubahan Sosial dalam mewujudkan masyarakat sejahtera untuk mencapai 17 tujuan SDGs yang akan berakhir pada tahun 2030.

Lokakarya Nasional UI GreenMetric World University Rankings dengan tuan rumah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan menghadirkan Narasumber dari berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia diantaranya yaitu UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), UIN Radel Intan Lampung.

Selaku ketua panitia Bayu Kurniawan, S.Si., M.Sc melaporkan bahwa kegiatan Lokakarya Nasional UI GreenMetric pada tahun 2022 diikuti oleh 195 peserta dari seluruh Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah di Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Bappeda Kota Batam
  2. Bappelitbang Kota Gunungsitoli
  3. Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak
  4. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Binjai
  5. IAIN Metro Lampung
  6. IAIN Padangsidimpuan
  7. IAIN Pekalongan
  8. IAIN Palangka Raya
  9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  10. Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  11. Institut Teknologi Telkom Jakarta
  12. Institut Teknologi Pendidikan Auliya Bandung
  13. Pemkot Tual
  14. Politeknik Adiguna Maritim Medan
  15. Politeknik Teknologi Kimia Industri PTKI Medan
  16. Poltekkes Tanjungkarang
  17. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  18. UIN Alauddin Makassar
  19. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  20. UIN Raden Fatah Palembang
  21. UIN Raden Intan Lampung
  22. UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi
  23. UIN Sunan Ampel Surabaya
  24. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  25. UIN Walisongo Semarang
  26. Universitas Budi Luhur
  27. Universitas Ahmad Dahlan
  28. Universitas Al Azhar Indonesia
  29. Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena
  30. Universitas Bengkulu
  31. Universitas Bina Sarana Informatika
  32. Universitas Brawijaya
  33. Universitas Esa Unggul
  34. Universitas Halu Oleo
  35. Universitas Indonesia (UI)
  36. Universitas Islam Jakarta
  37. Universitas Kuningan
  38. Universitas Labuhanbatu
  39. Universitas Lampung
  40. Universitas Medan Area
  41. Universitas Negeri Semarang
  42. Universitas Negeri Surabaya
  43. Universitas Negeri Yogyakarta
  44. Universitas Nusa Mandiri
  45. Universitas Padjadjaran
  46. Universitas Pendidikan Ganesha
  47. Universitas Pradita
  48. Universitas Sam Ratulangi
  49. Universitas Tanjungpura
  50. Universitas Tarumanagara
  51. Universitas Teknokrat Indonesia
  52. Universitas Terbuka
  53. Universitas Trisakti
  54. Universitas Wiraraja
  55. Universitas YARSI

Lokakarya Nasional UI GreenMetric 2022 dibuka secara langsung oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (Prof. Dr. H. Su’aidi, M.A., Ph.D) sekaligus memberikan sambutan dengan memaparkan pentingnya Transintegrasi Ilmu untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals. Kedepannya UIN STS Jambi terus berkomitmen terhadap Lingkungan Hidup dan mengejar ketertinggalan seperti yang sudah dilakukan oleh Perguruan Tinggi lainnya dengan menerapkan prinsip membangun Jambi melalui UIN STS Jambi, membangun Indonesia melalui Jambi khususnya tentang Sustainable Development Goals. Kegiatan lokakarya ini juga dihadiri sekaligus memberikan sambutan oleh Chairperson of UI GreenMetric World University Rankings Network (Prof. Dr. Riri Fitri Sari, M.Sc), Keynote Speaker Gubernur Provinsi Jambi diwakilkan oleh Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (Dr. Donny Iskandar, MT) dengan moderator Ahmad Syukron Prasaja, M.Sc (selaku Ketua Pusat Kajian Demografi, Etnografi, dan Transformasi Sosial). Narasumber yang hadir memperesentasikan tentang Green Campus Berkelanjutan dengan mengusung materi dari kriteria perankingan UI GreenMetric World University Rankings yaitu diantaranya :

  1. Expert Member of Data, System, and IT of UI GreenMetric World University Rankings (Dr. Ruki Harwahyu, M.T., M.Sc)
  2. Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (Prof. Dr. H. Su’aidi, M.A., Ph.D) – Keriteria Setting and Infrastructure
  3. Kepala Unit Pengembangan Smart Eco Campus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Dr. Ir. Susi Agustina Wilujeng, S.T., M.T) – Kriteria Energy and Climate Change
  4. Dekan FMIPA, Universitas Islam Indonesia (Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D) – Kriteria Waste
  5. Rektor UIN Raden Intan Lampung (Prof. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D) – Kriteria Water
  6. Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Prof. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto., M.P., IPM) – Kriteria Transportation
  7. Direktur Perencanaan Universitas Gadjah Mada (Muhammad Sulaiman, S.T., M.T., D.Eng) – Kriteria Education and Research

Keberhasilan agenda Lokakarya ini juga didukung oleh Pusat Kajian lain diantaranya Pusat Kajian Lingkungan Hidup, Pusat Kajian Pembangunan Berkelanjutan, Pusat Kajian Domografi, Etnografi, dan Transformasi Sosial, dan Pusat Kajian Masyarakat Digital dan Rekayasa Masa Depan.