
UIN Jambi Adakan Ekspos Hasil Studi Kelayakan Lembaga Konservasi
[vc_row][vc_column][vc_column_text]UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengadakan ekspos hasil studi kelayakan terkait pendirian Lembaga Konservasi odi Ruang Senat, Senin (26/12).
Pada kegiatan ini Prof. Dr. H. Su’aidi, MA., Ph.D Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan jajaran pimpinan mendengarkan langsung pemaparan hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh System Dynamic Center. Hasil studi kelayakan ini dipaparkan langsung oleh Dr. Irman Firmansyah, M.Si dan tim.
Dr. Irman menjelaskan, melalui studi kelayakan ini UIN Jambi mendapatkan data terkait daya dukung daya tampung berbasis Jasa Ekosistem sebagai kelayakan Taman Satwa di UIN Jambi serta dapat melakukan proyeksi dimasa yang akan datang mengenai keberadaan taman satwa.
Dengan adanya Lembaga konservasi di UIN Jambi selain berdampak pada keberlanjutan ekosistem, keberadaan Lembaga konservasi dapat meningkatkan pendapatan kampus sebagai Badan Layanan Umum, membuka lapangan kerja serta ekonomi masyarakat.
Ia juga menjelaskan secara rinci tentang potensi-potensi yang muncul dengan adanya Lembaga konservasi. Salah satunya menghasilkan nilai kependidikan lebih dari satu milyar yang berasal dari riset maupun penelitian.
“Pendirian Lembaga Konservasi bukanlah sebuah mimpi”, tegas Rektor UIN Jambi. Ia mengatakan semua program-program besar yang telah, sedang dan akan dikerjakan oleh UIN Jambi adalah program-program yang telah direncanakan dan telah diambil langkah-langkah yang jelas agar program tersebut dapat terlaksana. Seperti salah satunya pembukaan Prodi Kedokteran yang telah berada pada proses akhir setelah sebelumnya melakukan desk evaluation bersama Konsil Kedokteran Indonesia.
Saat ini hanya ada 4 Lembaga Konservasi yang ada di Dunia, Jika UIN Jambi berhasil mendirikan Lembaga konservasi maka UIN Jambi akan menjadi yang pertama di Asia Tenggara.
Pendirian Lembaga Konservasi di lingkungan Kampus UIN Jambi ini bertujuan untuk keberlanjutan secara ekologi, sosial dan ekonomi dengan dilatarbelakangi pemanfaatan konservasi-ecotourism yang berfungsi tidak hanya untuk wahana rekreasi tetapi juga dapat berfungsi menambah wawasan dan juga ilmu pengetahuan.
Kegiatan ekspos hasil studi kelayakan ini merupakan tindaklanjut untuk mendapatkan data pendukung kelayakan dan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan oleh agar cita-cita besar UIN Jambi memiliki Lembaga Konservasi dapat terlaksana serta dalam mendukung keberlanjutan. Untuk itu dibutuhkan studi kelayakan dan juga kajian-kajian keilmuan agar rencana ini dapat terwujud dengan memanfaatkan aset-aset yang dimiliki UIN Jambi.
Turut hadir pada kegiatan ini diantaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Rofiqoh Ferawati, M.EI, Wakil Rektor Bidang Mahasiswa dan Kerjasama Dr. Bahrul Ulum,MA, Kepala Biro AAKK, Para Dekan, Koordinator dan Kepala Pusat Kajian di lingkungan UIN Jambi.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=”5″ images=”145061,145062,145063,145064,145065″ img_size=”large”][/vc_column][/vc_row]