Sosialisasi Program Penelitian, Pengabdian dan Publikasi di UIN STS Jambi

Sosialisasi Program Penelitian, Pengabdian dan Publikasi di UIN STS Jambi

Dalam mengajukan proposal penelitian, pengabdian, dan publikasi para dosen diharapkan mempelajari secara detail dan jelas petunjuk teknis yang telah disediakan, banyak dosen yang belum membaca dan mempelajari juknis hingga proposalnya tidak lolos,jelas Dr. Amiruddin Kuba, MA, Kasubtim pada Pengabdian kepada Masyarakat.

Dalam kegiatan sosialisasi program penelitian, pengabdian dan publikasi, Selasa (03/05/2024), Amiruddin Kuba menyampaikan klaster bantuan kepada masyarakat yang dapat diajukan, yaitu:
1. Pembinaan kapasitas pengabdian kepada masyarakat.
2. Pengabdian kepada masyarakat berbasis program studi.
3. Pengabdian kepada masyarakat berbasis komunitas.
4. Pengabdian kepada masyarakat berbasis pada Kemitraan Universitas Masyarakat.
5. Pengabdian kepada Masyarakat berbasis ramah anak, gender dan difabel.
6. Pengabdian kepada masyarakat berbasis lembaga pendidikan, keagamaan dan kemasyarakatan.
7. Pengabdian kepada masyarakat berbasis lingkungan.
8. Pendampingan masyarakat berbasis daerah 3 T.
9. Pengabdian kepada masyarakat kolaborasi internasional.

Amiruddin mengingatkan para dosen yang masih belum menyelesaikan tagihan outcome pada tahun 2017-2021, jika masih belum menyelesaikan maka proposalnya tidak akan lolos, maka perlu segera memenuhi tagihan tersebut.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. As’ad meminta para dosen menggunakan momen sosialisasi ini untuk mendapatkan informasi yang jelas terkait program.Wakil Rektor 1 UIN STS Jambi, Dr. Ayub Mursalin mengatakan sebagai dosen kita harus peduli dengan tanggung jawab untuk meneliti, pengabdian dan publikasi ilmiah. Para dosen harus introspeksi diri sudah berapa karya ilmiah yang sudah kita terbitkan? ujar Ayub Mursalin mengajak dosen UIN Jambi untuk mengevaluasi diri tentang kinerja Tri Dharma sebagai dosen.

Lebih lanjut Ayub menegaskan bahwa dosen tidak bisa protes menuntut haknya jika kewajibannya dalam bidang penelitian dan pengabdian serta publikasi tidak dipenuhi, ke depannya aturan terkait LKD akan semakin ketat, terutama soal publikasi.

Dari aspek akreditasi, akan sulit mendapatkan hasil maksimal, jika aspek penelitian dan pengabdian tidak terpenuhi, dua aspek inilah yang sering bermasalah ketika prodi akan diakreditasi, kata WR 1.

Dalam sesi tanya jawab, para dosen: Dr.Taridi, Dr.Titin, Dr. Iskandar, dan Dr. Zarfina sangat antusias menyampaikan pertanyaan mengenai: penelitian kolaborasi internasional, persoalan LoA, kriteria desa 3 T, dan berbagai persoalan teknis lainnya. Dalam pertanyaan ini muncul aspirasi bahwa dosen bisa mendapatkan dua bantuan, nasional dan perguruan tinggi.Ketua LPPM, Fridiyanto berharap agar para dosen mempersiapkan proposal terbaiknya, agar lebih memperbesar peluang lolos. Ketua LPPM mengajak dosen UIN STS Jambi memanfaatkan bantuan dana dengan program-program yang ada, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dosen dan lembaga UIN STS Jambi.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, dihadiri 60 orang dosen yang berasal dari fakultas-fakultas di lingkungan UIN Jambi.