
Safari Rektor UIN STS Jambi: Pihak IAI Abuya Salek Diingatkan Selalu Jaga Kekompakan
Humas UIN SUTHA~~Seluruh civitas akademika di IAI Abuya Salek Sarolangun–sebelumnya bernama STAI Ma’arif Sarolangun–diminta untuk menjaga kondusifitas. Mulai dari level rektorat, dekanat, hingga program studi diharapkan untuk selalu menjaga kekompakan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) yang juga merupakan Koordinator Kopertais Wilayah XIII, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., saat berkunjung ke kampus tersebut, Minggu (21/1) sore.
“Ini pesan sayo dari seorang Rektor UIN STS Jambi dan Koordinator Kopertais. Dan jugo dari sanak tuo kepado adik-adik sekalian. Nasihat dari yang tuo kepado yang mudo-mudo,” kata Rektor UIN STS Jambi yang merupakan putra kelahiran Kabupaten Sarolangun ini.
Sebagaimana lazimnya di dalam sebuah institusi pendidikan secara umum, pengelolaan kampus mesti dilaksanakan penuh semangat kebersamaan dengan mendorong segala macam potensi yang ada.
“Di UIN STS Jambi juga sudah berkali-kali saya sampaikan. Tidak ada namanya superman di dunia nyata. Yang ada itu adalah super team. Maka dari itu, saya mengajak anda semua untuk saling rangkul dan mendorong semua potensi,” ujarnya.
Kepada seluruh civitas akademika yang ada di perguruan tinggi keagamaan Islam, termasuk di IAI Abuya Salek Sarolangun ini, Rektor STS Jambi juga meminta agar siap dengan segala perbedaan. Perbedaan harus dianggap sebagai suplemen energi untuk mencapai kemajuan ke depan.
“Kalau ada perbedaan janganlah masukkan ke dalam hati. Mari kita lihat hal itu sebagai dinamika dari proses untuk maju. Jangan sampai kita malah putus silaturahminya. Harus terus dibangun kolaborasi. Terkadang kelemahan kito ni ado yang mudah merajuk. Itu tidak baik. Kalau merajuk itu, susah kita mau maju,” ucapnya.
Dengan semangat kolaborasi itu, Rektor juga berharap kepada semua civitas akademika untuk terus berinovasi agar kampus tersebut bisa terus tumbuh berkembang dan semakin besar.
“Terus terang sebagai putra Sarolangun, saya bangga dengan perkembangan kampus ini. Tapi jangan setop sampai disini. Teruslah berinovasi dan berkolaborasi serta siap dengan segala perbedaan. Ke depan jangan sampai sebatas IAI ini saja, kita harus berani punya mimpi dan merealisasikannya dalam waktu dekat menjadi universitas,” ujarnya.
Yang tidak kalah pentingnya, Rektor juga pada kesempatan pertemuan dengan unsur civitas akademika IAI Abuya Salek Sarolangun ini juga meminta agar kampus tersebut terus mem-branding diri agar citra kampus semakin bisa tercitrakan secara maksimal.
“Teruslah lakukan promosi. Tentukan positioning kita seperti apa. Dari situ kita tonjolkan apa yang menjadi distingsi kita. Nah, kita harapkan apabila bisa maksimal dilakukan: dari positioning, distingsi, selanjutnya bisa jadi destinasi putra-putri Sarolangun dan sekitarnya,” katanya.
Di sisi lain, Sekretaris Kopertais Wilayah XIII, Dr. H. Jamrizal, M. Pd., yang ikut mendampingi Rektor UIN STS Jambi mengingatkan kepada unsur pimpinan di IAI Buya Salek Sarolangun untuk terus menjalankan tata kelola manajemen secara serius. Tujuannya agar hasilnya ke depan bisa dicapai secara maksimal.
“Jangan sampai berkonflik. Mari kita bersatu padu agar kampus ini semakin maju. Sesuai perintah Pak Rektor UIN STS Jambi, kami juga meminta pihak kampus untuk segera melaporkan data terbaru kepangkatan dosen dan juga nama-nama dosen yang belum menyelesaikan studi doktoral di UIN STS Jambi,” katanya.
Untuk diketahui, kunjungan Rektor bersama rombongan ke IAI Buya Salek Sarolangun tersebut adalah rangkaian safari sekaligus merupakan kegiatan pengawasan, pengendalian, dan pembinaan. Kegiatan itu dihadiri unsur pimpinan di tingkat rektorat, dekanat, dan juga program studi. (*)
