Rektor UIN STS Jambi Pimpin Groundbreaking Pembangunan Mini Soccer Standar Internasional

Rektor UIN STS Jambi Pimpin Groundbreaking Pembangunan Mini Soccer Standar Internasional

 

Jambi, HUMAS UIN SUTHA~~Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan mini soccer (sepakbola mini), di UIN STS Jambi, kampus Telanaipura, Senin (19/2) pagi.

Bersama Rektor, acara groundbreaking ini juga diikuti oleh Wakil Rektor III UIN STS Jambi, Ketua SPI, para Dekan dalam lingkup UIN STS Jambi, Ketua LP2M, Ketua UTIPD, Direktur Mahad, sekretaris Kopertais, dan sejumlah pejabat lainnya.

Ketua Pusat Pengembangan Bisnis (PPB) UIN STS Jambi, Dr. Eja Armaz Hardi, L.C., M.A., mengatakan bahwa kerja sama yang dilakukan bersama PT Bangun 7 Benua ini sebagai hasil penjajakan yang telah dilakukan selama lima bulan. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan apresiasi atas dukungan Rektor UIN STS Jambi kepada Pusat Pengembangan Bisnis dalam merealisasikan target yang hendak dicapai.

“Kami sangat merasakan sekali dukungan yang sangat tinggi dari rektor untuk merealisasikan kerja sama dalam pembangunan mini soccer ini,” ucapnya saat menyampaikan kata sambutan.

Menurut dia, jika tidak ada aral melintang, pembangunan lapangan dengan standar internasional ini akan memakan waktu selama 6-7 bulan dengan ditaksir senilai Rp. 3,5 miliar. Nantinya diharapkan setelah pembangunan lapangan selesai dilakukan, akan langsung berdampak pada peningkatan pendapatan untuk BLU UIN STS Jambi.

“Ini menggunakan dengan skema kerja sama operasional yang pembiayaan pembangunannya berasal dari pihak ketiga (PT Bangun 7 Benua). Ini diharapkan menjadi pemasukan untuk BLU dari sektor optimalisasi aset. Semoga niat kita bisa terealisasi dengan baik,” ucapnya.

Direktur PT. Bangun 7 Benua, Rifki Mubarak, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada UIN STS Jambi yang telah mempercayakan kerja sama pembangunan lapangan mini soccer standar internasional ini kepada mereka. Menurut dia, direncanakan nantinya mereka tidak hanya membangun lapangan saja, tapi juga fasilitas lain, seperti kantin, ruang ganti, ruang mandi, dan juga gazebo.

“Semoga lapangan yang kita buat ini mampu bersaing dengan lapangan lain di Kota Jambi. Target kita semoga bisa selesai sesuai dengan rencana, yakni dalam waktu 6 bulan,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., dalam menyampaikan pidatonya juga mengucapkan terima kasih kepada PT. Bangun 7 Benua yang sangat serius melakukan kerja sama dengan UIN STS Jambi. Menurut dia, investasi dari perusahaan ini tidak main-main lantaran berani mengucurkan dana miliaran rupiah untuk merealisasikan komitmen di dalam pembangunan lapangan mini soccer standar internasional.

“Dalam proses pembangunannya nanti, kita akan upayakan untuk melakukan relokasi tanaman durian di sana agar pembangunan dan kemajuan di UIN STS Jambi ini selalu berkesinambungan dengan komitmen kita menjaga lingkungan. Kita berharap semua civitas akademika di UIN STS Jambi bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya lapangan ini setelah selesai dikerjakan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor juga kembali menyampaikan perihal target yang harus dikejar oleh Pusat Pengembangan Bisnis UIN STS Jambi, yakni minimal Rp. 5 miliar setiap tahunnya. “Terkait hal ini saya minta untuk terus digali semua potensi yang ada agar bisa terus dikembangkan,” ucapnya.

“Di samping pembangunan lapangan ini, perlu juga disampaikan bahwa kita saat ini sedang menjajaki pembangunan Rusunawa di UIN STS Jambi. Proposalnya sedang disiapkan. Insya Allah semoga rencana kita itu bisa dikabulkan. Saya berharap kepada semua civitas akademika untuk sama-sama menjaga kondusivitas agar semua rencana kita bisa terwujud. Kalau seandainya dalam perjalanan nanti ada perbedaan, mari kita duduk bersama. Kita saling terbuka,” katanya lagi.

Kepada undangan yang hadir, Rektor juga berkesempatan menyampaikan perihal progres perencanaan terkait Mahad Ali UIN STS Jambi.

“Terkait pembangunan Mahad Ali skemanya sedang kita kaji terus bersama Pusat Pengembangan Bisnis. Harapan kita nanti setelah pembangunannya selesai, paling tidak 1500 orang mahasiswa bisa diasramakan. Langkah ini sebagai upaya untuk menjawab kegelisahan kita bersama dalam meningkatkan kapasitas keilmuan mahasiswa di UIN STS Jambi. Sehingga nantinya setelah di mahad mahasiswa diharapkan bisa paham tentang dasar-dasar agama. Kita belajar dengan UIN di Malang yang mendapat bantuan dari Saudi fund yang dibantu 1 triliun. Yang jelas, pelan-pelan kita akan coba selesaikan satu-satu. Mari kita sama-sama berdoa, selalu dalam ridho Allah SWT agar tiap langkah kita selalu dilancarkan,” katanya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan groundbreaking ini diberikan kesempatan kepada para pejabat UIN STS Jambi secara bergiliran untuk meletakkan batu bata merah di lokasi yang telah disediakan. (*)