Rektor UIN Jambi hadiri Rangkaian Musyawarah Lembaga Adat Rumpun Melayu dan Pemberian Gelar untuk Jaksa Agung RI dan MENDAGRI

Rektor UIN Jambi hadiri Rangkaian Musyawarah Lembaga Adat Rumpun Melayu dan Pemberian Gelar untuk Jaksa Agung RI dan MENDAGRI

[vc_row][vc_column][vc_column_text]HUMAS UIN SUTHA – Rektor UIN Jambi hadiri acara Silaturahmi Pembukaan Musyawarah IV Lembaga Adat Rumpun Melayu (LARM) Se-Sumatera 26-27 Agustus 2022 dengan tema “Penguatan Lembaga Adat Melayu dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah Provinsi di Sumatera” (26/08/2022).

 

Selain penganugerahan gelar Melayu Adat yang akan diberikan dengan pelaksnaan pertemuan ini, kita juga akan melaksanakan Musyawarah LARM yang dihadiri perwakilan dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu dan Lampung.

 

 

Rektor UIN Jambi turut hadir sebagai tamu undangan sekaligus beliau juga merupakan pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi. Seperti yang disampaikan oleh Drs.H.Hasan Basri Agus, M.M (HBA) selaku Ketua LAM bahwa pada kegiatan-kegiatan musyawarah ini kita akan kembali mengambil langkah menjaga adat Melayu.

 

 

Menjawab langkah menjaga adat Melayu, UIN Jambi saat ini erat menjaga budaya berpantun seperti yang dikatakan oleh Gubernur Jambi dalam sambutannya “…Apalah tanda negeri melayu, sebelum membuka acara berpantun”. Setiap kali melaksanakan kegiatan secara formal maupun dipanggung kegiatan Nasional UIN Jambi selalu menyelipkan pantun sebagai sebuah keharusan dalam sambutan atau pada saat MC membuka acara. Hal ini bukan tanpa dasar, Rektor menginstruksikan hal itu setelah UIN Jambi menjadi terbaik 1 pengirim pantun terbanyak se-Indonesia pada event perlombaan PWN tingkat Nasional pada akhir tahun 2021 lalu di Palembang.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_images_carousel images=”143727,143728,143729,143730,143731,143732,143726,143733,143734″ img_size=”350X255″ speed=”1000″ autoplay=”yes” wrap=”yes”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

 

Rektor mengatakan bahwa dari apa yang disampaikan oleh HBA selaku ketua LAM bahwa kita UIN Jambi merasa bangga untuk melibatkan dan memperkuat peran lembaga adat kedalam masalah-masalah kecil yang sebenarnya tidak perlu sampai dibawa ke ranah pengadilan. UIN Jambi melalui Pusat Kajian Melayu Jambi sangat berkepentingan untuk mendukung ini dan kita bersedia untuk mengambil langkah lebih lanjut supaya adat Melayu Jambi menjadi lebih kokoh di masyarakat. Terlebih lagi pada intinya kita sangat mendukung LAM yang siap membantu silang sengketa hukum dimasyarakat. Seperti arahan dari Jaksa Agung terkait Restorasi Justice tadi.

 

 

Menutup pernyataannya saat diwawancarai, Rektor mengucapkan selamat dan mendoakan kesuksesan penyelenggaraan Musyawarah LARM Ke-IV Se-Sumatera dan penyematan gelar kehormatan melayu kepada Jaksa Agung RI dan Wakil Menteri Dalam Negeri yang merupakan kedua tokoh yang pernah berkontribusi besar kepada daerah pada masa pengabdiannya di Jambi.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]