Rektor resmikan Smart Garden UIN SUTHA Jambi; manfaatkan ulang air kolam.

Rektor resmikan Smart Garden UIN SUTHA Jambi; manfaatkan ulang air kolam.

Tim Greensutha dan Pusat Kajian Lingkungan Hidup melaksanakan Launching Inovasi “Smart Garden” untuk kampus hijau berkelanjutan (12/2/22).

Smart Garden ini merupakan taman yang menggunakan konsep reuse yakni memanfaatkan kembali air yang telah digunakan untuk menyiram tanaman di area kampus. Sumber airnya berasal dari sisa air kolam rumah dinas rektor yang mampu menampung sekitar 10 kubik air atau sekitar 10.000 liter air yang akan diganti setiap bulan dan biasanya sisa air ini terbuang saja dan tidak digunakan.

Rektor memberikan sambutan pada launching Smart Garden

Rektor sangat mendukung dengan adanya inovasi smart garden ini karena tidak ada lagi air yang terbuang percuma ketika air kolam dikuras habis dan diganti dengan air yang baru. Beliau mengatakan ini merupakan dasar dari sustainable (keberlanjutan) gagasan ini sejalan dengan konsep yang diajarkan didalam agama Islam untuk menghindari sifat-sifat merusak dan mubazir serta bagaimana kita tetap hidup sejahtera tanpa mengganggu kehidupan makhluk maupun tumbuhan lain di alam, karena nilai dan hakikat dari sustainable adalah bagaimana kita yang saat ini sedang memanfaatkan lingkungan; sungai, hutan, laut, hasil bumi dan alam tidak membuat anak cucu serta penerus kita menjadi menderita dari prilaku kita hari ini. Untuk menghindari hal itu UIN Jambi tidak hanya berargumen saja, saat ini sedang dipersiapkan taman konservasi yang didalamnya nanti akan ada konservasi hewan dan tanaman yang hampir punah dengan berbagai fasilitas pendukung.

terlihat Rektor (baju hitam) sedang melihat bibit pohon duren yang telah tumbuh

UIN SUTHA Jambi saat ini memang sedang serius dalam menanggapi isu-isu lingkungan dan kelestarian alam. Tidak hanya menyediakan sistem pengairan yang memanfaatkan sisa air kolam saja, tanaman yang disiram pada saat peresmian smart garden ini merupakan bibit-bibit yang sudah ditanam hampir 2 tahun lalu dan terlihat tumbuh dengan rindang karena terus dilakukan perawatan secara berkala. Seperti yang dikatakan oleh rektor bahwa bibit pohon yang ditanam cukup beragam seperti kelengkeng dan durian dengan perkiraan dua atau tiga tahun lagi akan segera berbuah dan bisa dinikmati bersama dengan para tamu yang berkunjung ketika musim panen tiba. Dengan adanya smart garden ini tentu perawatan terhadap tumbuhan yang ada di wilayah kampus akan lebih terjaga, tercatat ada 44 titik keran air smart garden yang terpasang di area kampus 1 telanaipura.

Foto bersama para pimpinan dan sivitas akademika yang hadir pada launching Smart Garden