
Puska Disabilitas : Komunitas Disabilitas Harus Mendapatkan Aksesibilitas Yang Sama
Pusat Kajian(Puska) Disabilitas mengadakan Focus Group Discussion(FGD) Sosialisasi Hasil Survei Pemetaan Fasilitas Layanan Disabilitas di Provinsi Jambi. Kegiatan ini diadakan di Ruang Rapat Pascasarjana Kampus I UIN Telanaipura, selasa (30/11).
Wakil Rektor II Dr. As’ad Isma, M.Pd. mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan FGD yang dilakukan oleh Puska Disabilitas. Hal ini disampaikannya saat membuka acara kegiatan FGD ini.
Salah satu visi lokomotif perubahan sosial adalah bagaimana keterlibatan UIN Jambi dalam pembangunan masyarakat se-Provinsi. Hasil survei atau pemetaan fasilitas rumah ibadah untuk komunitas disabilitas ini menunjukkan kontribusi UIN Jambi. Terutama kepada leading sector yaitu Kanwil Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Jambi, ucapnya.
Ia berharap pusat kajian dapat memberikan dampak yang positif melalui survei yang telah dilakukan. Semua pihak dapat turut serta membantu komunitas disabilitas mendapatkan fasilitas atau layanan yang layak.
UIN tidak hanya sebatas melakukan survey tetapi tindak lanjut dari hasil survei serta terlibat dalam persoalan di masyarakat dengan mengajak seluruh elemen masyarakat. Bagaimana rumah ibadah memberi akses atau kemudahan bagi komunitas disabilitas dengan menyediakan fasilitas yang layak.
Dr. Drs. HM. Syahran Jailani, M.Pd selaku Ketua Pusat Kajian menyampaikan FGD ini merupakan hasil pemetaan fasilitas rumah ibadah bagi komunitas disabilitas. Mereka harus mendapatkan fasilitas yang sama sesuai dengan undang-undang, ucapnya. Untuk itu FGD ini dilakukan untuk memberikan sumbangsih nyata UIN Jambi kepada pemerintah provinsi Jambi maupun nasional sebagai lokomotif perubahan di masyarakat.
Ia menambahkan survei ini adalah data valid yang dikelola secara akademis. Sehingga, menghasilkan simpulan yang dapat menggugah dan meningkatkan kesadaran berbagai pihak terhadap komunitas disabilitas khususnya dalam aksesibilitas pada rumah ibadah.
Hadir sebagai narasumber diantaranya Kepala SLBN Prof. Sri Soedewi Triyono, M.Ed, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jambi Dra. Luthfiah, Kepala Kanwil Kemenag Jambi yang diwakili oleh Zeifni Ishaq serta Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jambi M. Dalmanto.
Turut hadir kepala Biro AUPKK UIN Jambi, Dewan Masjid Provinsi Jambi, Aliansi Jurnalis Independen Jambi, tamu undangan, mahasiswa serta para volunteer Pusat Kajian Disabilitas.