Pusat Pengembangan Bisnis UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Benchmarking ke UIN Jambi

Pusat Pengembangan Bisnis UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Benchmarking ke UIN Jambi

HUMAS UIN SUTHA – Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menerima kunjungan dari Pusat Pengembangan Bisnis UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten (20/11/2023).

 

Kunjungan ini merupakan agenda benchmarking P2B UIN Banten melihat pengelolaan aset BLU UIN Jambi khususnya pengelolaan penginapan SUTHA INN yang saat ini telah beroperasi.

 

 

Hotel SUTHA INN yang berada di Kampus I Telanaipura sudah beroperasi sejak Juli 2023 lalu. Memiliki kapasitas 54 Kamar, 5 Ruang Pertemuan dan 1 Ballroom yang merupakan salah satu aset potensial meningkatkan pendapatan BLU UIN Jambi saat ini selain penyewaan ruko dan lahan untuk kantin.

Dr.Jaya, M.Pd selaku Kepala P2B UIN Jambi mengatakan bahwa koordinasi pengembangan bisnis ini merupakan bentuk benchmarking dan tukar pikiran tentang pengelolaan aset kampus yang dimiliki UIN Jambi seperti hotel dan training centre. Mereka dari UIN Banten juga ingin mengetahui perkembangan pengelolaan hotel SUTHA INN yang menurut informasi yang mereka dapatkan dari pihak Kementerian Agama pusat selalu menerima tamu yang menginap setiap harinya, maka berdasarkan dari itu P2B kita menjadi rujukan untuk diamati dan ditiru pengelolaannya.

 

 

Sekretaris P2B Dr. Eja Armaz Hardi, L.C., M.A juga menambahkan bahwasanya pihak P2B UIN Banten juga melihat program kerjasama pengelolaan rumah makan dengan sistem bangun serah guna yang ada di UIN Jambi, seperti sambal lalap yang saat ini gedung yang awalnya mereka bangun pada 10 tahun lalu, saat ini sudah menjadi barang milik negara yang tercatat di SIMAK BMN sebagai aset UIN Jambi.

 

 

Selain itu saat ini Restoran Masakan Padang Cahaya Minang juga mengelola usaha dengan sistem bangun serah guna sejak 2020 lalu dengan perjanjian 13 tahun setelah berjalan kerjasama ini, maka bangunan Restoran akan menjadi aset UIN Jambi, ucap Sekretaris P2B UIN Jambi.