Pertama Kali, Rektor Uji Kelayakan dan Kepatutan Pejabat UIN STS Jambi

Pertama Kali, Rektor Uji Kelayakan dan Kepatutan Pejabat UIN STS Jambi

 

[Humas UIN Sutha]~~Rektor UIN Sulthan Thaha Syaifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., menggelar seleksi sejumlah pejabat dengan melakukan uji kelayakan dan kepatutan pada Selasa (16/1) malam. Pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan ini dilaksanakan di Gedung Rektorat, Kampus UIN STS Jambi, Sungai Duren, Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sejumlah jabatan yang akan diisi adalah untuk jabatan Wakil Rektor I, II, III, Dekan, Direktur Pascasarjana serta ketua lembaga. Sejumlah dosen bertatus guru besar dan lektor kepala yang sebelumnya sudah mendaftarkan diri dipanggil secara bergiliran.
Sebanyak 25 pendaftar dipanggil secara bergantian dan diuji oleh Rektor bersama Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama, Dr. H. Hemli, M. Ag., serta Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Hj. Sri Ilham Lubis, Lc., M.Pd.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., mengatakan uji kelayakan dan kepatutan ini merupakan prosesi yang mesti dilaksanakan agar bisa terjaring figur-figur yang kapasitasnya sesuai dengan jabatan. Di samping itu, melalui uji kelayakan dan kepatutan ini merupakan hal baru dilakukan pada saat periode kepemimpinannya.

“Kita mulai tradisi untuk memilih pejabat dengan cara mendaftar dan proses seleksi hingga uji kelayakan dan kepatutan. Prosesi ini baru pertama kali dilakukan pada periode kami. Harapan kita nantinya bisa terpilih orang-orang yang keahliannya sesuai dengan posisi jabatan yang ditunjuk,” ucapnya.

Menurut dia, dalam wawancara yang dilakukan ini sejumlah pertanyaan diajukan kepada para calon peserta, mulai dari terkait kompetensi, wawasan, hingga komitmen dari tiap peserta.

“Sebenarnya semua yang ada di UIN STS Jambi ini adalah orang-orang yang punya kualitas untuk menduduki jabatan. Kita semua di UIN STS Jambi tergabung di dalam satu kesatuan keluarga besar. Namun kehendak dari aturan dan mekanisme yang ada, bahwa kita mesti memilih yang terbaik dari yang terbaik. Melalui uji kompetensi dan kepatutan inilah kita ingin agar penunjukan bisa berlangsung secara profesional dan terbuka,” katanya.

Rektor mengatakan bahwa setelah uji kompetensi dan kepatutan dilakukan pihaknya akan langsung melakukan rapat malam ini dan secepatnya akan segera diumumkan dilantik. “Sesegera mungkin akan diumumkan. Kalau bisa dalam satu dua hari ini akan langsung dilantik. Kita ingin adanya percepatan supaya pejabat bisa langsung bekerja dan bersama-sama merealisasikan visi misi yang ada,” katanya. (*)