
Raih 4 Medali di OASE, UIN Jambi Masuk 10 Terbaik PTKI se-Indonesia
Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin, Jambi peroleh empat medali dalam Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam se-Indonesia. Sebanyak 2.955 peserta ikut ambil bagian pada OASE pertama yang berlangsung di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh ini. Perhelatan OASE dimulai dari 23 Oktober s.d 28 November 2021.
Kontingen UIN Jambi berhasil mencatatkan juara 1 di cabang Fisika atas nama Izhar Bafadhal, juara 3 cabang Pildama Putri atas nama Seprina Tripani. Kemudian juara harapan 2 lomba Debat Konstitusi, dan juara harapan 3 lomba Fahmil Qur’an.
Dengan perolehan tersebut, UIN STS Jambi berhasil duduk pada posisi 10 besar dari 184 PTKI se-Indonesia.
Rektor UIN STS Jambi Prof Dr H Su’aidi MA Ph.D menyampaikan rasa bangga kepada kontingen yang berhasil menorehkan prestasi dalam ajang OASE 1.
Sementara itu, Wakil Rektor 3 UIN Sultan Thaha Saifuddin Dr Bahrul Ulum MA menyampaikan prestasi ini menempatkan Jambi sebagai peraih medali tertinggi (medali emas dan perunggu) di Sumatera setelah tuan rumah UIN Ar-Raniry yang keluar sebagai juara umum dalam kompetisi ini.
“Kontingen Jambi berhasil mengantarkan perwakilannya ke babak final pada 10 cabang lomba dari 21 cabang lomba yang dipertandingkan dalam kompetisi ini. selamat untuk kontingen Jambi yang telah berjuang. Ini prestasi yang menggembirakan,” ujar Dr. Bahrul Ulum.
UIN Jambi juga menempati urutan ketiga terbanyak sebagai peserta lomba yang masuk final 10 besar untuk lomba katagori karya inovasi pada OASE 1 PTKI se-Indonesia.
Oase pertama ini menjadi evaluasi bagi UIN Jambi untuk terus berbenah guna meningkatkan prestasi pada Oase kedua atau kompetisi lainnya.
“Terus terang kami belum merasa puas, kami akan terus melakukan pembinaan agar Oase berikutnya perolehan bisa meningkat. Kami akan melakukan pembinaan secara intensif jadi tidak hanya menjelang Oase. Kita akan melakukan pembinaan-pembinaan melalui UKM-UKM,” tutupnya.
Cabang Lomba OASE 1 PTKI se-Indonesia
Adapun, 23 cabang lomba yang dimaksud adalah lomba bidang Sains diikuti oleh 466 peserta. Yang terdiri dari 146 peserta cabang lomba Biologi, 86 peserta cabang lomba Fisika. Dan 89 peserta cabang lomba Kimia, dan 145 cabang Matematika.
Karya Inovatif diikuti oleh 957 peserta yang terdiri dari 39 Team cabang lomba Literasi dan Inovasi Teknologi. 15 Team cabang lomba Nanoteknologi, 43 Team cabang lomba Produk Halal dan Ketahanan Pangan. 28 Team cabang lomba Iklim Limbah, Lingkungan dan Sumber Daya, 42 Team cabang lomba Sosial keagamaan. 50 Team cabang lomba Media pembelajaran, 21 Team cabang lomba Desain dan Arsitektur Islami. 13 Team cabang lomba Deteksi dan Mitigasi Bencana, 15 Team cabang lomba Astronomi/Ilmu Falak, 25 Team Robotik dan Progamming. 70 Team cabang lomba Karya Tulis Al-Quran. Tuturnya.
Selanjutnya, Perlombaan Debat ilmiah diikuti oleh 205 Team yang terdiri dari 67 Team cabang lomba Debat Bahasa Arab. 69 Team cabang lomba Debat Bahasa Inggris, dan 69 Team cabang lomba Konstitusi.
Lalu ada perlombaan Business Plan diikuti oleh 92 Team, lomba Qiraatul Qutub Putra 105 peserta dan 98 peserta Putri, Fahmil Al-Quran diikuti 117 Team, lomba Story Telling diikuti 99 peserta, dan lomba Dai Mahasiswa Putra diikuti oleh 118 peserta, dan Dai Mahasiswa Putri diikuti oleh 113 peserta.
(sudah terbit di https://pikiranaceh.id/2021/11/28/uin-jambi-raih-4-medali-di-oase-2021-tertinggi-di-sumatera-setelah-tuan-rumah/)