Ketua Mahkamah Agung RI: Fakultas Kedokteran Berdiri, Saya Kesini Lagi

Ketua Mahkamah Agung RI: Fakultas Kedokteran Berdiri, Saya Kesini Lagi

[vc_row][vc_column][vc_column_text]HUMAS UIN SUTHA – Kuliah Umum bersama Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. Syaifuddin, S.H.,M.H dan Drs.H.Hasan Basri Agus, M.M berlangsung di Aula Rektorat Lantai 3 UIN SUTHA Jambi diikuti oleh para mahasiswa dan segenap civitas akademika dengan tema “Urgensi E-Court dalam menciptakan peradilan yang cepat dan berbiaya ringan” (26/08/2022).

 

 

Pada kesempatan ini Prof. H. Syaifuddin, S.H., M.H menyampaikan tentang pembaharuan dan perubahan yang terjadi dalam dunia peradilan saat ini. Salah satunya yang hari ini dibahas tentang E-Court. Yakni layanan bagi pengguna terdaftar untuk pendaftaran perkara secara online, mendapatkan taksiran panjar biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online, pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik, dan persidangan yang dilakukan secara elektronik.

 

 

Ketua MA mengatakan bahwa Mahkamah Agung saat ini melingkupi 930 pengadilan, termasuk pengadilan negeri, agama dan militer. Sejak 2018 pengadilan di Indonesia mulai beralih dari layanan konvensional menjadi layanan pengadilan yang berbasis digital dan terus berproses hingga saat ini.

 

 

Beliau berpesan kepada masyarakat, agar diingatkan jika ada hal yang bisa diperbaiki dan dijadikan bahan koreksi bersama bagi MA dalam memberikan pelayanan peradilan. Penggunaan IT ini adalah perkembangan zaman, tidak bisa kita tinggalkan. Harus kita ikuti, jika tidak? kita yang akan tertinggal. Jika kita kaitkan dengan judul kuliah umum hari ini hubungannya adalah dengan adanya perkembangan IT dan E-Court kita dapat melakukan pelayanan dengan cepat (efektif) dan efisien. IT ini adalah sarana/alat.

 

Pada sambutannya, Rektor mengucapkan terimakasih kepada Ketua MA RI beserta jajarannya yang berkenan meluangkan waktu dan hadir mengisi perkuliahan di UIN Jambi hari ini. Tak lupa beliau mengucapkan terimakasih kepada Drs.H.Hasan Basri Agus, M.M (HBA) dan Drs.Zulfikar beliau berdua telah banyak memberikan peran dalam pendirian Fakultas Kedokteran UIN Jambi hari ini.

 

 

Mengapa kita kemudian mendapatkan sinyal yang baik untuk Fakultas Kedokteran? setelah FGD kemarin, kita sampaikan bahwa lulusan Kedokteran UIN kita nanti akan lahir sebagai alumni dengan semangat transintegrasi ilmu sebagai upaya untuk menyatukan ahli agama dengan ahli sains, ucap Rektor.

 

Rektor dengan rasa bahagia dan haru mengatakan dihadapan para peserta kuliah umum “…Sepanjang sejarah belum pernah pejabat negara hadir disini dan ternyata hari ini bisa”.

 

Menanggapi hal itu Ketua MA menyampaikan “…Rektor pada saat sambutan tadi mengatakan bahwa ini adalah salah satu sejarah besar Ketua MA hadir di UIN Jambi, saya bisa hadir disini, ya saya orang sini. Tentu bisa pejabat negara ke sini, tadi ketika saya sampai di depan, ini proyek apa? Eh, ternyata belok kesini (Gedung UIN Jambi) dulu ketika saya dinas di Bulian belum ada ini, saya kagum dan saya doakan niat baik untuk Fakultas Kedokteran dimudahkan”.

 

Selanjutnya, Ketua MA juga berpesan kepada para civitas akademika UIN SUTHA agar Anak-anak kita (Mahasiswa) bisa diarahkan ke pendidikan IT untuk bertanggungjawab dalam penggunaan teknologi. Tidak perlu berlomba-lomba ke pulau Jawa untuk sekolah, disini di Sumatera tepatnya UIN Jambi juga ada kampus yang diperhitungkan secara Nasional. Menutup perkuliahannya Ketua MA mengatakan bahwa ia ingin kembali lagi ke UIN Jambi jika nanti Fakultas Kedokteran telah resmi berdiri, ucap Profesor kelahiran Baturaja Palembang ini.

_______________________________________________
Penulis: Maulana Abdul Ghaffar, S.IP

Jurnalis Foto: Bujangdek,S.Sos[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]