
Kepala Biro AAKK Hadiri Rapat Pembentukan Forum Koordinasi Pengelolaan DAS
Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (AAKK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Dr. H. Helmi, M. Ag turut hadir dan mengikuti Audiensi Pelaksanaan Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Kota Jambi Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Kota Jambi di Ruang Rapat Bappeda Kota Jambi, Selasa (9/1).
Ketua Forum Koordinasi Pengelolaan DAS Provinsi Jambi Ir. H. Tagor Mulia Nasution, M.M. memaparkan peran forum koordinasi pengelolaan DAS dalam mendukung pelestarian DAS di hadapan para kepala dinas se-Kota Jambi.
Ia menjelaskan skema permasalahan pokok DAS yaitu kualitas air, kuantitas air dan kontinuitas air. Kualitas air dapat menurun oleh pencemaran air yang disebabkan oleh limbah baik pabrik maupun limbah domestik. Kuantitas air banjir yang disebabkan karena sedimentasi, eksploitasi air tanah berlebih dan berkurangnya lebar air sungai serta kekeringan. Permasalahan DAS yang terjadi di Kota Jambi adalah degradasi dan deforestasi hutan dan lahan, tanah longsor, erosi, banjir, pertambangan legal dan illegal, pencemaran air tanah dal lain-lain. Hal inilah yang menyebabkan keseimbangan DAS di Kota Jambi terganggu.
Penanganan permasalahan DAS tidak bisa dilakukan hanya satu pihak namun harus dilakukan bersama-sama oleh stakeholder terkait. Seperti yang disampaikan pimpinan rapat yaitu staf Ahli Walikota, Kota Jambi memiliki sungai terpanjang di Sumatera yaitu Batanghari yang dapat dimanfaatkan dengan membentuk komunitas DAS, mencegah illegal logging, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan
Pengelolaan DAS sesuai PP 37 tahun 2012 bertujuan untuk mewujudkan kesadaran, kemampuan dan partisipasi aktif instansi terkait dan masyarakat dalam pengelolaan DAS yang baik. UIN Jambi sebagai salah satu stakeholder memiliki kewajiban untuk menjawab tantangan pengendalian banjir yang terjadi di masa sekarang dan di masa mendatang.