
Buka Orientasi PPPK, Menteri Agama Tekankan Mentalitas dan Menset Pelayanan
Humas UIN SUTHA–Ajak ASN memiliki mental dan Menset melayani, Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, secara resmi membuka acara Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis(25/01).

Peserta PPPK UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi sangat antusias mengikuti kegiatan orientasi yang diselenggarakan secara online melalui zoom meeting,yang dihadiri Kepala Biro AAKK UIN Sutha Dr. Helmi, M.Ag mewakili Rektor UIN Sutha Jambi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kapasitas pegawai, dengan tidak mempersulit pelayanan publik, targetnya kegiatan orientasi ini dapat bermanfaat dan berdampak bagi para peserta.
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Orientasi PPPK sebagai langkah awal bagi para pegawai baru untuk memahami tugas dan tanggung jawab mereka dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
“Diklat dilakukan dengan tujuan agar kita semua memiliki mentalitas atau cara berpikir yang berorientasi pada pelayanan, bukan menjadi objek pelayanan. Hal ini dianggap sebagai aspek yang paling fundamental. Semoga Diklat ini memberikan manfaat dan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.” tegasnya.
Acara orientasi ini diikuti oleh 10.300 pegawai PPPK dari 16 wilayah di Indonesia, yang diikuti secara offline. Melalui orientasi peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan pelatihan dan pembekalan selama beberapa hari, yang melibatkan berbagai aspek terkait pengenalan tugas, fungsi, nilai, dan etika yang berlaku di instansi pemerintah.
Selain itu, orientasi ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk membangun jaringan dan kerjasama antar sesama pegawai baru. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pondasi yang kuat bagi para pegawai PPPK untuk tumbuh dan berkembang dalam melaksanakan tugas mereka dan orientasi ini nantinya akan dilakukan evaluasi.
Menag juga berpesan kepada PPPK yang sudah menjadi ASN untuk berterima kasih kepada kedua orang tua dan berterima kasih kepada pemerintah, yakni kepada Presiden yang telah mengadakan perpanjangan tenaga honorer menjadi PPPK.
Selain itu Kepala Biro AAKK UIN Sutha Jambi Dr. Helmi, M.Ag mengingatkan bahwa dalam undangan-undang ASN memiliki tiga fungsi yang pertama sebagai pemberi pelayanan, kedua ASN berfungsi sebagai perekat persatuan bangsa, dan yang ketiga sebagai pelaksana kebijakan publik sehingga diharapkan ASN UIN Sutha dapat bekerja profesional.
“Semoga ini jadi ibadah bagi kita semua, bila ingin hidup bahagia jadila ASN PPPK sepenuh hati “, tutupnya.