
Percepatan Guru Besar, Rektor UIN STS Jambi Gelar Pertemuan Bersama Guru Besar Unja
Humas UIN SUTHA–Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., menggelar pertemuan dengan Guru Besar Universitas Jambi (Unja), Prof. Amirul Mukminin, S. Pd., M. Sc. Ed., Ph. D., di ruang kerjar Rektor Gedung Rektorat UIN STS Jambi, Sungai Duren, Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Selasa (13/2).

Pertemuan yang dilangsungkan sebagai bentuk kerja cepat UIN STS Jambi di bawah kepemimpinan Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., untuk merealisasikan rencana percepatan guru besar.
Dalam kegiatan yang berlangsung secara santai dengan diselingi ramah tamah tersebut, Rektor menyampaikan keinginan agar dalam masa periode kepemimpinannya segera bermunculan guru-guru besar baru di UIN STS Jambi. Sesuai dengan mimpinya, dari UIN STS Jambi ke depan dari 18 orang guru besar bisa menjadi 60 orang.
“Impian kita itu. Sesegera mungkin harus terus kita jajaki supaya bisa segera terealisasi. Kita terus menjajaki siapa saja yang akan dipersiapkan untuk percepatan guru besar ini,” katanya.
Rektor juga menyampaikan bahwa selain keinginannya muncul guru besar baru di UIN STS Jambi, dia selaku Koordinator Kopertais XIII juga berharap nantinya dengan difasilitasi oleh Prof. Amirul Mukminin, S. Pd., M. Sc. Ed., Ph. D., juga bisa lahir guru besar dari perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di Provinsi Jambi.
“Harapan kita seperti itu. Kita akan siapkan skema dan pemetaannya seperti apa agar ini bisa diwujudkan,” ucapnya.
Sementara itu, Prof. Amirul Mukminin, S. Pd., M. Sc. Ed., Ph. D., dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa UIN STS Jambi sama seperti Unja sangat potensial untuk terus dikembangkan. Oleh sebab itu perlu dilakukan berbagai skema dan skenario agar rencana ini bisa terwujud. “Salah satunya dengan cara memetakan penulis potensial. Saya yakin dengan UIN STS Jambi di bawah kepemimpinan Pak Rektor, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd.,” ujarnya.
Saat ini, kata dia, dari total keseluruhan dosen di UIN STS Jambi, ketersediaan dosen dengan jabatan fungsional asisten ahli dan lektor cukup banyak. Hal ini tentunya menjadi potensi yang terus dikembangkan dan jadi fokus perhatian UIN STS Jambi di bawah kepemimpinan Rektor, Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd.
“Dengan perkiraan ada 600 orang dosen, UIN STS Jambi sangat potensial sama seperti Unja. Kalau kita bisa terus konsisten, ranking bisa kita terus naik,” ucapnya sembari memperlihatkan sejumlah catatan kepada Rektor agar bisa dibenahi dan ditindaklanjuti.
Dalam pertemuan tersebut, selain dihadiri oleh Rektor, juga dihadiri Wakil Rektor II dan III, juga dihadiri oleh Ketua SPI dan Kepala Pusat Bahasa UIN STS Jambi. (*)