Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi Berperan pada Pelatihan Brailer dan Bahasa Isyarat Dinas Pendidikan Provinsi Jambi

Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi Berperan pada Pelatihan Brailer dan Bahasa Isyarat Dinas Pendidikan Provinsi Jambi

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Ketua Pusat Kajian Disabilitas (PKD) UIN STS Jambi, Dr. H. M. Syahran Jailani, M.Pd. diundang sebagai narasumber pada kegiatan Pengembangan Karir Guru: “Pelatihan Braile dan Bahasa Isyarat” bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri dan Swasta Se-Provinsi Jambi tahun 2022. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dilaksanakan selama 4 hari yaitu pada Rabu s.d Sabtu (02 s.d 05/11/22) di Hotel Ratu Convention Center Jambi. Kegiatan ini dihadiri oleh guru-guru yang mewakili SLB se-Provinsi Jambi.

Ketua PKD UIN Sutha diminta untuk menyampaikan materi mengenai “Layanan Mahasiswa Disabilitas di Perguruan Tinggi”. Syahran menyampaikan harapannya ke depan agar guru-guru sebagai tenaga pendidik dapat memahami dan mewujudkan pendidikan yang ramah bagi disabilitas dalam program pendidikan inklusi. Tidak hanya itu, pelatihan ini juga memberikan tips kepada guru tentang bagaimana bersikap dan berinteraksi dengan menggunakan Bahasa Isyarat kepada peserta didik sehingga penyampaian hak-hak  peserta didik disabilitas pada pendidikan dapat terpenuhi dan terwujud.

Selain itu, Syahran menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi rangkaian penting untuk diikuti oleh guru-guru yang mengajar di SLB. “Saat ini pendidikan inklusi merupakan bagian penting yang tertuang dalam dunia pendidikan. Tenaga pendidik harus mampu belajar dan me-respons pelajar disabilitas agar dapat menyampaikan pesan dalam pembelajaran”, ujar Syahran. Beliau juga berpesan bahwa semua dari kita manusia adalah sama di mata Tuhan. Maka, generasi muda dari kalangan disabilitas juga berhak memperoleh pendidikan dan memperoleh masa depan yang gemilang. UIN STS Jambi sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri melaksanakan amanat Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dengan secara resmi membuka penerimaan mahasiswa baru jalur difabel. Pada kegiatan belajar, mahasiswa disabilitas bersama-sama dalam 1 kelas dengan mahasiswa umum lainnya.

Melalui materi yang disampaikan, diharapkan agar guru di SLB se-Provinsi Jambi dapat memotivasi peserta didik agar tetap semangat dalam meraih impian dengan menempuh pendidikan lanjut di perguruan tinggi.

Sumber : PKD UIN Sutha[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=”3″ images=”144695″ img_size=”large”][/vc_column][/vc_row]