LPPM Beri Pembekalan DPL KKN

LPPM Beri Pembekalan DPL KKN

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memberi Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 48  tahun 2021.

KKN tahun ini dilaksanakan dengan program Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN DR), yaitu kegiatan kerja nyata mahasiswa di masyarakat tempat tinggal masing-masing. 

Untuk menunjang kesuksesan program Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah tahap 1, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar pembekalan Dosen pembimbing Lapangan (DPL)  , Senin (28/06/2021).

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Prof. Dr. H. Su’adi, MA., Pd.D. didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Rofiqoh Ferawati, S. E., M.EI., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Dr. Bahrul Ulum, MA., Kepala Biro AUPKK Hj. Sri Ilham Lubis, Lc, M.Pd., Kepala Biro AAKK Dr. H. Ahmad Munir, MA., Ketua LPPM Dr. Ayub Mursalin, MA dan Dosen Pembimbing Lapangan.

LPPM Beri Pembekalan DPL KKN

LPPM Beri Pembekalan DPL KKN

Pada kesempatan itu, Rektor  UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA.,Ph.D mengatakan bahwa KKN merupakan salah satu kegiatan yang terintegrasi antara situasi dan kondisi yang ada di masyarakat.

“Saat ini UIN STS Jambi dengan paradigma transintegrasi ilmu, mengharuskan kita dapat berbaur dengan masyarakat,”ujarnya di Aula lantai III kampus II UIN STS Jambi.

Meski saat ini sedang pandemi Covid-19, jangan membuat mahasiswa menjadi tidak aktif. Justru ini tantangan dan menjadi media pembelajaran untuk menghasilkan mahasiswa berkualitas.

Sementara itu,  Ketua LPPM UIN STS Jambi, Ayub Mursalin menjelaskan, KKN tahun ini tetap dilaksanakan sesuai pedoman yang telah disusun oleh LPPM. Yaitu dengan  melaksanakan KKN di tempat domisili mahasiswa yang bersangkutan.  

“Diikuti oleh 1375 mahasiswa, KKN tahun ini dilaksanakan dari rumah masing-masing peserta,”jelas Ayub.

Ayub menambahkan,  dengan memaksimalkan semua pelaksanaan KKN dari domisili masing-masing, maka mahasiswa dapat memaksimalkan program kerjanya di masyarakat.

“Tetap terapkan protokol kesehatan secara ketat, agar kita dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan kalian masing-masing,”tutupnya.