Rektor Tekankan Ingatkan Pentingnya Orangtua Asuh Dalam Memajukan Pendidikan di Provinsi Jambi

Rektor Tekankan Ingatkan Pentingnya Orangtua Asuh Dalam Memajukan Pendidikan di Provinsi Jambi

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

 

[HUMAS UIN SUTHA]~~Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi Prof. Dr. Asad Isma, M. Pd., selaku Koordinator Kopertais Wilayah XIII mengingatkan pentingnya gerakan orangtua asuh untuk membantu kemajuan pendidikan di Provinsi Jambi.
Pesan ini disampaikannya saat menyampaikan kata sambutan pada Rapat koordinasi bersama pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta dalam lingkup Kopertais Wilayah XIII. Kegiatan ini bertempat di GTC-Sutha Inn, kampus UIN STS Jambi, Telanai Pura, Kota Jambi, Selasa (16/1) pagi.

Menurut dia, banyak mahasiswa baik di UIN STS Jambi dan juga perguruan tinggi keagamaan Islam swasta punya potensi dan membutuhkan sokongan beasiswa. Peluang inilah yang harus diambil oleh semua kampus untuk dapat membantu mahasiswa.
“UIN STS Jambi punya pola orang tua asuh. Jadi rektor dan wakil rektor wajib punya anak asuh dan masing-masing membantu 4 orang mahasiswa. Itu skema yang bisa kita lakukan. Kampus-kampus di wilayah Kopertais ini juga bisa seperti itu,” katanya.

Lebih lanjut, Prof. Asad juga menekankan kepada semua perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di wilayah XIII terkait pentingnya sinergitas agar terus dibangun dengan semua pihak. Terutama dengan pemerintah daerah, swasta, dan para tokoh di tiap daerah.

“Teruslah membangun kemitraan dengan semua pihak. Dengan pemerintah, mulai dari pejabatnya dan juga swasta, termasuk institusi perbankan yang ada. Misalnya seperti di UIN STS Jambi kita membangun sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan juga dengan para pejabatnya. Alhamdulillah dengan sinergitas itu kita mendapat bantuan beasiswa dari beberapa pejabat yang ada untuk membantu kebutuhan pendidikan mahasiswa kita yang punya potensi,” ucapnya.
Yang tak kalah pentingnya, kata Prof. Asad, tata kelola perguruan tinggi juga mesti terus dicermati. Termasuk dalam penempatan personil dalam tiap jabatan.
“Misalnya untuk penempatan ketua prodi, tempatkanlah orang-orang yang memang menguasai bidangnya masing-masing. Begitu juga dengan jabatan lainnya. Tujuannya agar akreditasi ke depan bisa terus meningkat,” katanya.
Dalam kegiatan ini di samping dihadiri pimpinan perguruan tinggi wilayah XIII juga dihadiri Wakil Ketua dan juga sekretaris Kopertais XIII.

Penulis: Humas[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=”10″ images=”149237,149238,149239″ img_size=”large”][/vc_column][/vc_row]